
Siapa
yang tak tahu dengan Masjid Kubah Emas yang sempat menggegerkan karena
bangunannya yang megah dan mewah, dimana kubahnya konon dilapisi dengan
ratusan kilogram emas. Konon biaya untuk membangun masjid ini mencapai
ratusan miliar rupiah. Luas bangunannya sendiri sekitar 8 hektar dan
luas tanahnya mencapai 60 hektar. Karena kemegahannya, mesjid
ini banyak
disebut sebagai masjid termegah se-Asia Tenggara melebihi Masjid
Istiqlal Jakarta.

Belum
lama masjid ini berdiri. Sekitar akhir tahun 2006 Masjid Kubah Emas
dengan nama Masjid Dian al-Mahri ini baru diresmikan. Momentum
peresmiannya sendiri bertepatan dengan perayaan Hari Raya Iedul Adha
1427 H. Yang menarik ialah berbagai material yang digunakan bangunan
masjid ini konon didatangkan langsung dari beberapa negara seperti Eropa
dan Brazil: emas, lampu maupun granitnya yang berasal dari Italia.
Proses pembangunannyapun dilakukan oleh beberapa tenaga profesional yang
langsung didatangkan dari luar negeri.
Dian Djuriah al Rasyid

Nama
Hj Dian Djuriah inilah yang membidani dibangunnya masjid yang sangat
megah ini. Beliau merupakan seorang pengusaha sukses dan kaya yang
berasal dari Banten. Hj Dian sebelumnya telah membeli tanah di kawasan
tersebut yang kemudian dibangunnya menjadi masjid megah nan agung pada
tahun 2001-an. Setelah melewati masa pembangunan selama 5 tahun barulah
bangunan masjid ini selesai dan kemudian dibuka untuk publik.

Masjid
ini tentunya selain memiliki fungsi teologis juga kerap menjadi fungsi
rekreasi dimana kerap didatangi banyak orang dari berbagai penjuru
negeri. Lokasinya meskipun tak persis berada di pusat kota, namun masih
cukup gampang untuk digapai karena hanya beberapa kilometer saja dari
pusat kota Depok maupun dari Ciputat. Bagi Anda yang penasaran ingin
melihat masjid ini, bisa dengan mudah menemukannya karena memang berada
pada posisi yang masih dibilang strategis.
Lokasi
Masjid Kubah Emas berada di Jalan Meruyung, Kacamatan Cinere, Kota Depok, Jawa Barat –Indonesia.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar